sumber pic
Tinggi hati mendahului kehancuran,
tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan".
Seorang pria yang bertamu ke rumah Sang Guru tertegun keheranan.
Dia melihat Sang Guru sedang sibuk bekerja;
ia mengangkuti air dengan ember & menyikat lantai rumahnya keras-keras.
Pria itu bertanya,
“Apa yg sedang Anda lakukan?”
Sang Guru menjawab,
“Tadi saya kedatangan serombongan tamu yg meminta nasihat.
Saya memberikan banyak nasihat yg bermanfaat bagi mereka.
Mereka pun tampak puas sekali.
Namun, setelah mereka pulang tiba-tiba saya merasa menjadi orang yg hebat.
Kesombongan saya mulai bermunculan.
Karena itu, saya melakukan ini untuk membunuh perasaan sombong saya.”
Sombong adalah penyakit yg sering menghinggapi kita semua,
yg benih-benihnya terlalu kerap muncul tanpa kita sadari.
Di tingkat pertama,
sombong disebabkan oleh faktor materi.
Kita merasa lebih kaya, lebih rupawan, & lebih terhormat daripada orang lain.
Di tingkat kedua,
sombong disebabkan oeh faktor kecerdasan.
Kita merasa lebih pintar, lebih kompeten, & lebih berwawasan dibandingkan orang lain.
Di tingkat ketiga,
sombong disebabkan oleh faktor kebaikan.
Kita sering menganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah, & lebih
tulus dibandingkan dgn orang lain.
Yg menarik, Semakin tinggi tingkat kesombongan,
Semakin sulit pula kita mendeteksinya.
Sombong karena materi sangat mudah terlihat,
namun sombong karena pengetahuan,
apalagi sombong karena kebaikan,
sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita.
Menyadari Hidup Saat Ini, bukan apa yang SUDAH terjadi dan bukan apa yang AKAN terjadi . . .
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
GENDENG, NEKAD dan GO
Selama bertahun-tahun saya tidak menulis lagi dan ternyata perlu lagi ada kebutuhan untuk menulis lagi. semoga ada hal terbaik yang datang....
-
i know some of you know this but maybe some of you not understand. but i was having a good relationship with someone and i really like he...
-
sekadang sharing aja, ini lah wajah orang baru pertama kali main saham, tidak tahu apa-apa. walaupun sudah lama berkecimpung di dalam market...
-
Selama bertahun-tahun saya tidak menulis lagi dan ternyata perlu lagi ada kebutuhan untuk menulis lagi. semoga ada hal terbaik yang datang....

No comments:
Post a Comment