Friday, August 12, 2011

Memberi

Seekor ulat yang kelaparan terdampar di tanah tandus. Dengan lemas ia menghampiri pohon mangga sambil bertanya, “Aku lapar, bolehkah aku makan daunmu?” Pohon mangga menjawab, “Tanah di sini tandus, daunku pun tidak banyak. Apabila kau makan daunku, nanti akan berlubang dan tidak kelihatan cantik lagi. Lalu aku mungkin akan mati kekeringan. Hmm…tapi baiklah, kau boleh naik dan memakannya. Mungkin hujan akan datang dan daunku akan tumbuh kembali.”            


Ulat naik dan mulai makan. Ia hidup di atas pohon itu sampai menjadi kepompong dan akhirnya berubah menjadi kupu-kupu yang cantik.
“Hai pohon mangga, lihatlah aku sudah menjadi kupu-kupu. Terima kasih karena telah mengijinkan aku hidup di tubuhmu.
Sebagai balas budi, aku akan membawa serbuk sari hingga bungamu dapat berbuah.”

Dalam hidup kita sering memperhitungkan untung rugi pengorbanan yang dilakukan. 
Jika saya beri, saya akan kekurangan, 

Bagaimana mengatasinya? 

Bagaimana kalau ternyata saya ditipu?                

Tapi sadarkah kita, setiap kita memberi, ada sepercik sukacita di hati?

Saya merasakannya dan bersyukur atasnya. 

Seperti pesan Mother Teresa: “Lakukan apa yang menjadi bagianmu, dan jgn berpikir apa yang akan kita akan dapat.”

Bila ingin memberi, lakukanlah…karena semuanya yang akan kembali ke  kita juga :)

Tuesday, August 2, 2011

Investment Wonderland - Prof. Roy Sembel, Ph.D

Filem layar lebar Alice in the Wonderland yang diproduksi ulang dengan teknik sinema modern mendapatkan sambutan yang hebat. Rekor demi rekor penjualan tiket terpecahkan. Bagi saya pribadi, minimal ada dua hal yang berkesan dari filem-filem a la Disney. Pertama, lagu-lagunya enak dinikmati, misalnya lagu Somewhere Over the Rainbow yang pernah dinobatkan menjadi Theme Song terpopuler sepanjang masa, mengalahkan The Sound of Music, Titanic, dan Ghost (Unchained Melody). Kedua, filosofi untuk berani bermimpi dan mengejar impian. Filosofi ini tercermin misalnya dalam lagu favorit saya: When You Wish Upon a Star (…If your heart is in your dream, no request is too extreme … Your dreams come true .. Kalau kamu benar-benar menginginkan impianmu sepenuh hati ... tak ada permintaan yang terlalu ekstrim … impian mu akan menjadi kenyataan).

Khusus untuk filem Alice in the Wonderland, sejak versi pertamanya saya terkesan dengan adegan berbobot filosofis berikut ini. Ketika Alice tersesat di sebuah persimpangan di wonderland, ia bertanya kepada makhluk yang ada di pinggir jalan:"Saya harus ambil jalan yang mana?" Si makhluk balik bertanya:"Emangnya tujuan kamu ke mana?" Dengan bingung Alice bergumam:"Saya tidak tahu mau ke mana." Sambil tersenyum sinis si makhluk menimpali:"Kalau kamu tidak tahu tujuan kamu, ambil jalan yang mana pun silakan saja." Filosofi yang sangat mendalam: Pentingnya sebuah tujuan. Pesan filosofis tersebut juga penting dalam investasi. Investasi harus ada tujuannya. 

Versi moderen dari filosofi pentingnya tujuan tergambar pada Gambar 1. Seandainya ada sebuah truk tiba di persimpangan yang memiliki lampu lalulintas yang bertumpuk-tumpuk seperti terlihat di Gambar 1. Tak pelak lagi, si pengemudi akan sangat gamang dan bingung. Masing-masing lampu memberi sinyal yang berbeda, bahkan bisa saling bertentangan. jadi harus ikut sinyal lampu yang mana? Meskipun gambar tersebut hanya untuk lucu-lucuan saja, sebenarnya dari gambar tersebut ada pelajaran menarik bagi pengelolaan dana anda.

Tujuan SMARTER
Sebagai seorang investor, anda adalah supir pengambil keputusan yang mengarahkan truk dana investasi anda. Lampu lalu lintas adalah kemauan banyak orang yang ditawarkan atau bahkan hendak dipaksakan terhadap dana anda. Kolega anda, penjual produk investasi / asuransi, saudara anda, tetangga anda, memiliki intensi, harapan, dan permintaan yang berbeda-beda terhadap anda. Bila anda sendiri tidak jelas tentang tujuan investasi anda, maka investasi anda akan babak belur menjadi korban tarik-menarik dan benturan kepentingan dari banyak orang.

Tanpa tujuan yang jelas, investor akan cenderung terombang-ambing berinvestasi di instrumen investasi yang tidak menentu dengan hasil akhir yang tidak jelas pula manfaatnya. Akhirnya, semuanya terjadi by accident, bukan by design. Untuk menghindari situasi yang tidak keruan itu, investor harus memiliki tujuan yang jelas.
Seperti filem-filem Disney, investasi terkait erat dengan impian. Investor seolah berada di dalam kancah impian Investment Wonderland dengan segala keajaiban dan ketidakpastian yang bisa muncul sewaktu-waktu di banyak persimpangan jalan yang ada. Dalam situasi ini, tujuan yang jelas akan menjadi kompas penunjuk arah yang penting

Gambar 1. Truk di persimpangan jalan

Tujuan merupakan terjemahan dari impian jangka sangat panjang investor. Impian bisa digantungkan setinggi bintang di langit. Kendati begitu, impian, harus diterjemahkan ke dalam target-target jangka pendek, menengah, dan panjang yang membumi. Untuk memudahkan kita mengingat pentingnya tujuan yang jelas, saya usulkan kata kunci SMARTER. Secara harafiah, dalam Bahasa Inggris kata SMARTER berarti lebih cerdas. Dalam tulisan ini, kata SMARTER merupakan singkatan dari tujuh kata: Specific, Measurable, Actionable, Realistic, Time bound, Encouraging, Rewarding.
Specific: Ditetapkan secara khusus (customized, tailormade) untuk individu tertentu, bukan sekadar salinan (copy cat) dari individu lain. 
Measurable: Merupakan suatu acuan yang terukur dengan indikator pencapaian yang jelas.
Actionable: Harus bisa diterjemahkan ke dalam rencana aksi yang nyata. 
Realistic: Penetapan tujuan harus bisa dicapai, jangan seperti punguk merindukan bulan, sesuai sumber daya yang dimiliki, dan pencapaiannya harus sejalan dengan visi/misi,
Time-bound: Mempunyai batas waktu yang jelas. Dalam penetapan sasaran individu, target waktu masing-masing haruslah tergambar melalui milestone pencapaian sasaran, 
Encouraging: Memiliki `greget' yang membuat kita termotivasi untuk mencapainya,
Rewarding: Pencapaiannya menimbulkan kepuasan yang besar. 

Bila ditanya tujuan berinvestasi, banyak orang menjawab: agar punya uang banyak. Jawaban itu belum SMARTER. Misalnya saja, apa yang dimaksud dengan uang banyak? Kapan tujuan itu ingin dicapai? Belum jelas apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan itu! Berikut ini contoh tujuan yang lebih SMARTER: 10 tahun dari sekarang memiliki rumah minimalis bertingkat 2 di atas lahan seluas 500 m2 di lingkungan asri dan aman di daerah Jakarta Timur dalam radius 3 km dari jalan tol. 

Tujuan yang SMARTER merupakan pra syarat agar investor bisa mengembangkan kemakmurannya secara optimal dan tetap bisa nyaman selama prosesnya maupun saat hasil investasi terealisasi. So, if you want to be a successful investor … Be smarter, and have SMARTER goals! Welcome to Investment Wonderland, selamat berinvestasi!

INVESTMENT WONDERLAND
Prof. Roy Sembel, Ph.D
Direktur Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange / JFX)
Guru Besar FE UKI Jakarta
Penulis Buku `The Art of BEST WIN (BEcoming, Smarter, Tougher, and Wiser, INvestors)'

Tuesday, July 26, 2011

Dapat apa kamu? @Panti Semedi Balerejo (Vihara Bodhigiri) - Season 03

kepulangan saya dari latihan di panti semedi balerejo (Vihara Bodhigiri) membawa banyak pertanyaan dari teman-teman saya. pertanyaannya unik unik dan saya pun memberikan jawaban yang unik unik kepada mereka berdasarkan tipe-nya.

jenis pertanyaannya sama, tetapi pertanyaan yang dilontarkan berasal dari orang-orang yang berbeda latar belakang maupun keyakinannya.

ask : dapat apa kamu disana hen?
answer 1 : dapat banyak, pemandangan
answer 2 : dapat pengalaman
answer 3 : wow, mantaps
answer 4 : cuci batin dunk, masa mata aja yang dicuci.
answer 5 : senyum nyengirr. :)
answer 6 : latihan
answer 7 : mengembangkan kesadaran
answer 8 : melatih disiplin, semangat dan ulet.
answer 9 : diam tidak menjawab apapun karena saya tidak mengenal orang itu tetapi dia bisa bertanya hal seperti (curigation mode on)

kenapa bisa ada jawaban yang berbeda-beda? karena orang unik dan berbeda, belum tentu mereka puas dengan satu jawaban, bahkan mereka akan bertanya lagi, bertanya lagi.

jadi jawabannya apa hen?
ya sebenarnya hanya mengembangkan kesadaran, sadar "SAAT INI SEDANG APA?". ini loh yang selalu menjadi penyebab kita menderita. kita terlalu memegang erat masa-masa kejayaan kita dulu atau masa-masa kelam kita padahal badan sudah disini tetapi pikiran masih di belakang sana. begitu juga dengan masa depan kita terlalu berharap bahwa masa depan akan sesuai dengan harapan kita atau khawatir terhadap apa yang akan terjadi di masa depan yang belum tentu terjadi, jadi badan masih disini, pikiran dah melayang jauh ke depan.

jadi yah hanya meletakkan pikiran kita saat ini, seperti pepatah kung fu panda "yesterday is history, tomorrow is mystery, today is a gift that's why it's called PRESENT"

Saturday, July 9, 2011

Mahavihara - Pagi, Sore, Malam

tema dari 3 gambar ini adalah silhouette.
shooting pada pagi hari


sore hari
menjelang malam.
pada foto terakhir ini kondisi cahaya kurang dan sebenarnya tidak ada lampu yang cukup memadai, tetapi dengan EOS 7D segalanya terlihat begitu mudah, malam itu saya sedang mencoba tripod baru. hehe.

EOS 7D
shutter speed 20", Apperture 7.1, Iso 400 / boleh auto.

Saturday, July 2, 2011

Slander - Defamation

i know some of you know this but maybe some of you not understand. but i was having a good relationship with someone and i really like her. at first we agree not to talk our past and we try to build our relationship based on present day. but somehow suddenly i just had to separate from her, just because she heard something bad about me. i try to explain and after a long explanations, it becomes clear that she doesn't accept it. she prefer to believe what others said to her.

Jangan Mengeluh - My Experience


dokumen yang lagi saya persiapkan itu baru separuh dari yang akan dipersiapkan buat hari senin nanti. bener-bener menguras tenaga waktu dan pikiran. di hitung-hitung saya sudah menghabiskan kertas 1 rim untuk mengurusi penawaran ini. nah biasanya nih pasti mengeluh, tetapi setelah membaca dari salah satu status teman langsung saya copas dan langsung saya switch mindset saya "Mengeluh tdk akan membuat pekerjaanmu cepat selesai, tetapi mengerjakan dgn gembira akan membuat waktu terasa cepat. @Bong Chandra." setelah membaca itu saya langsung mengerjakan sampai saat ini (00.29 sabtu dini hari).


masalah dengan mengeluh ini saya pikir dirasakan dan dialami semua orang, betapa kita tidak ingin mengerjakan tetapi terpaksa mengerjakan, biasanya orang akan muncul berbagai macam alasan yang mendukung ke-tidaksuka-an untuk mengerjakan itu. tetapi bagi saya semua itu adalah perubahan sudut pandang. coba saja di pikir kalau tidak dikerjakan, pekerjaan itu tetap akan ada, dibiarin pun tidak ada yang mengerjakan. jadi ya dikerjakan saja sambil enjoy mendengarkan lagu bruno mars "Just the way you are". lagu nya (menurut versi saya) adalah tentang bagaimana dia tidak ingin merubah kekasihnya, hanya ingin dia sebagaimana adanya.

ternyata yah sama saja dalam berhubungan dimana kita harus bisa menerima pasangan kita apa adanya, terlepas dari masa lalu-nya. begitu pula dalam pekerjaan, sepertinya kita juga harus bisa menerima kenyataan bahwa saat ini adalah yang paling penting. apapun yang kita kerjakan sebenarnya untuk hasil yang akan datang, dan apa yang kita alami saat ini pun semua akan berlalu. tapi justru makna yang kita berikan pada hari ini / saat ini yang membuat hidup menjadi lebih hidup (kok kayak slogan iklan yah?)

kesimpulannya adalah hidup saat ini, apapun yang terjadi, kadang ada orang yang berlaku tidak adil, bahkan membicarakan yang tidak-tidak, tetaplah berbuat baik karena perbuatan baik anda lah yang menentukan masa depan yang lebih baik. hoaamm ngantuk, kok rasanya ga nyambung yah? huahuahuhahau

GENDENG, NEKAD dan GO

 Selama bertahun-tahun saya tidak menulis lagi dan ternyata perlu lagi ada kebutuhan untuk menulis lagi. semoga ada hal terbaik yang datang....